Sumber: https://www.pexels.com/id-id/foto/ubi-kayu-yang-baru-dipotong-dalam-mangkuk-30893342/
Hai sobat Gol Dokter! Singkong jadi salah satu tumbuhan yang lumayan terkenal sebab gampang diolah jadi bermacam santapan lezat, mulai dari singkong goreng sampai getuk. Tumbuhan ini pula relatif gampang dibudidayakan di pekarangan ataupun lahan pertanian. Walaupun begitu, menanam singkong senantiasa memerlukan metode yang pas biar pertumbuhannya maksimal serta umbinya tumbuh dengan baik. Ayo, ikuti panduan menanam singkong berikut ini!
Seleksi Bibit Singkong Berkualitas
Langkah awal merupakan memilah bibit singkong yang sehat. Singkong biasanya ditanam memakai potongan batang dari tumbuhan yang telah lumayan tua serta produktif. Seleksi batang yang tidak busuk, leluasa dari ciri serbuan hama, dan mempunyai mata tunas yang masih baik. Bibit bermutu menolong tumbuhan berkembang lebih kokoh serta tingkatkan kesempatan mendapatkan hasil panen yang memuaskan.
Siapkan Lahan yang Sesuai
Singkong bisa berkembang di bermacam tipe tanah, namun lebih menggemari tanah gembur dengan drainase yang baik. Tanah yang sangat padat ataupun kerap tergenang air dapat membatasi pertumbuhan umbi. Saat sebelum menanam, bilas lahan dari gulma, batu, serta sisa tumbuhan yang mengusik. Gemburkan tanah memakai cangkul supaya pangkal lebih gampang tumbuh serta mendapatkan ruang yang lumayan.
Perhatikan Kebutuhan Cahaya Matahari
Tumbuhan singkong memerlukan cahaya matahari yang lumayan buat menunjang perkembangan daun serta batang. Sebab itu, seleksi posisi terbuka yang memperoleh sinar matahari langsung sepanjang sebagian besar hari. Jauhi menanam singkong di tempat yang sangat teduh sebab pertumbuhannya dapat kurang maksimal. Bila menanam di pekarangan, yakinkan tumbuhan tidak sangat terhalang bangunan ataupun tumbuhan besar.
Pakai Metode Penanaman yang Tepat
Potong batang singkong jadi sebagian bagian dengan panjang dekat 20 sampai 25 sentimeter. Yakinkan tiap potongan mempunyai sebagian mata tunas yang sehat. Tanam batang dengan posisi tegak ataupun sedikit miring, kemudian timbun bagian bawahnya memakai tanah. Tinggalkan sebagian batang di atas permukaan tanah supaya tunas bisa berkembang. Jauhi menanam sangat dalam sebab keadaan tanah yang padat ataupun basah bisa mengusik perkembangan.
Atur Jarak Tanam dengan Baik
Jarak tanam butuh dicermati biar tiap tumbuhan memperoleh ruang buat berkembang. Pada budidaya singkong, jarak dekat satu m antartanaman kerap digunakan, namun dapat disesuaikan dengan varietas, kesuburan tanah, serta tujuan penanaman. Jarak yang lumayan menolong tumbuhan mendapatkan sinar matahari, air, serta faktor hara. Tidak hanya itu, perawatan lahan pula jadi lebih gampang kala tumbuhan tidak sangat rapat.
Jalani Penyiraman Secukupnya
Singkong relatif tahan terhadap keadaan kering sehabis berkembang dengan baik. Tetapi, pada masa dini penanaman, kelembapan tanah senantiasa berarti supaya bibit dapat membentuk pangkal serta tunas. Siram seperlunya kala tanah mulai mengering, paling utama bila hujan tidak sering turun. Jangan hingga air menggenang sangat lama sebab keadaan tersebut bisa menimbulkan batang ataupun pangkal membusuk.
Bagikan Pupuk serta Kendalikan Gulma
Supaya pertumbuhannya maksimal, singkong memerlukan faktor hara yang lumayan. Pakai pupuk organik semacam kompos ataupun pupuk kandang matang buat menolong membetulkan struktur tanah. Pupuk bonus bisa diberikan cocok kebutuhan serta keadaan lahan. Bilas gulma secara berkala sebab tumbuhan pengganggu dapat bersaing memperoleh air, sinar, serta nutrisi. Jalani penyiangan dengan hati- hati supaya pangkal singkong tidak rusak.
Cek Tumbuhan sampai Waktu Panen
Perhatikan keadaan daun serta batang secara berkala buat mengetahui kendala semenjak dini. Bila ditemui bagian tumbuhan yang rusak ataupun ciri serbuan hama, lekas cari penyebabnya serta jalani penindakan yang cocok. Waktu panen singkong umumnya berkisar antara 8 sampai 2 belas bulan sehabis tanam, bergantung varietas serta keadaan perkembangan. Cek petunjuk varietas supaya umbi dipanen pada umur yang pas.
Kesimpulan
Menanam singkong dapat jadi aktivitas berkebun yang mengasyikkan sekalian berguna. Kunci keberhasilannya terletak pada pemilihan bibit sehat, persiapan lahan, jarak tanam, penyiraman, pemupukan, serta perawatan teratur. Dengan mencermati kebutuhan tumbuhan semenjak dini, kesempatan mendapatkan umbi yang bermutu hendak terus menjadi baik. Jadi, siapkan bibit terbaik serta mulailah menanam singkong cocok keadaan lahan yang kalian miliki!
